Desiminasi - Praktik Baik Inovasi Pembelajaran Bersama Komunitas Belajar KKG Kec. Ogodeide
Table of Contents
Salam dan Bahagia, Sahabat Teknologi
Halo sahabat, dalam perjalanan berbagi praktik baik pembelajaran berbasis TIK pada hari ini adalah "Diseminasi Praktik Baik Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK bersama Komunitas Belajar KKG Gugus Bahari Kec. Ogodeide."
Praktik baik seorang guru adalah harta berharga yang tumbuh dari pengalaman di lapangan, di mana dampak positif pada siswa menjadi tujuan utama. Praktik baik ini seharusnya tidak hanya menjadi pendorong inspirasi, tetapi juga menjadi harta yang patut dibagikan dengan para guru lain, mendorong mereka untuk terus berinovasi dalam menjalankan tugas profesinya.
Salah satu praktik baik yang saya pahami dalam pengalaman pembelajaran saya adalah penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Project-Based Learning (PjBL) yang didukung oleh platform teknologi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pembatik Level 4 tahun 2023 yang saya jalankan, baik secara tatap muka maupun secara tatap maya.
Dalam upaya menyebarkan praktik baik ini, saya berkolaborasi dengan Bapak Hasbullah, S.Pd.,Gr, yang juga menjabat sebagai ketua KKKS Kecamatan Ogodeide, serta Ibu Kasmina, S.Pd.,Gr, yang merupakan ketua KKG Gugus Bahari Kecamatan Ogodeide. Mereka adalah penggerak utama dalam komunitas belajar di wilayah Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 14 Oktober 2023, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WITA, dan mendapatkan sambutan hangat dari rekan-rekan guru dan kepala sekolah. Acara dimulai dengan pemanasan otak (ice breaking) untuk menciptakan suasana yang hangat, diikuti dengan tayangan video pembukaan yang membangkitkan semangat.
Saya menyajikan pertanyaan kepada peserta seputar penggunaan pembelajaran berbasis TIK di kelas mereka dan mengapa inovasi dalam pembelajaran berbasis TIK diperlukan. Setelah mendengarkan pemaparan saya, peserta dengan semangat menonton video praktik baik yang saya bagikan melalui Bukti Karya Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Dalam praktik baik ini, saya memperkenalkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model PJBL yang didukung oleh platform digital. Saya menjelaskan bagaimana pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan penyesuaian pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, yang sejalan dengan semangat kurikulum merdeka. Model pembelajaran ini memberikan peran aktif kepada siswa dalam proses pembelajaran.
Untuk mendukung pembelajaran ini, saya menggunakan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) buatan saya sendiri, aplikasi Google Formulir untuk asesmen awal, aplikasi Quizizz untuk evaluasi menggunakan mode kertas QR, dan aplikasi Wheels of Names untuk pemilihan kelompok yang akan melakukan presentasi.
Selain membagikan praktik baik, saya juga mendorong peserta untuk keluar dari zona nyaman mereka. Saya mengingatkan mereka tentang pentingnya mendokumentasikan inovasi pembelajaran mereka, sekecil atau sebesar apa pun itu. Dokumentasikan dan unggah karya-karya inovatif tersebut di Platform Merdeka Mengajar. Mungkin saja inovasi Anda dapat menginspirasi jutaan guru di seluruh Indonesia.
Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan semangat yang luar biasa dari para guru dan kepala sekolah dalam komunitas belajar KKG Gugus Bahari Kec. Ogodeide. Bersama, kita akan terus menjalani perjalanan inovasi dalam dunia pendidikan.
Berikut ini video dan blog praktik baik saya:
Link Video Praktik Baik Saya di PMM: klik lihat
Link blog Praktik Baik Saya: klik lihat
Demikian postingan saya ini mengenai berbagi praktik baik inovasi pembelajaran berbasis TIK sebagai Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah tahun 2023. Semoga bermanfaat dan Jangan Lupa bahagia.
Mari “Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar”.
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
Post a Comment